PUBG Mobile seakan menjadi magnet bagi beberapa pecinta gim FPS, apalagi jajaran tim esports yang membutuhkan tantangan kompetisi. Setelah kemenangan membanggakan Bigetron Red Aliens di gelaran PMWL East Season Zero, rupanya ranah PUBG Mobile kembali menorehkan masalah.

Yap, media sosial diramaikan dengan berita penggelapan dana dari salah satu penyelenggara asal India, Fourier Esports. Pasalnya, sang penyelenggara terindikasi melakukan penyelewengan uang hadiah yang dijanjikan kepada para juara untuk kebutuhan pribadi.

Sumber: Fourier Esports

Hingga saat artikel ini dirilis, para pemenang belum mendapatkan hak mereka sebagai juara. Skandal ini semakin hangat ketika para pemain PUBG Mobile tim Ladies dari beberapa tim seperti ONIC dan Alter Ego membeberkan fakta di balik kasus kali ini.

Nadasyifa “Mylo” Adelia memberikan penjelasan secara runtut melalui Instastory, baik dari kronologi hingga histori chat dikeluarkan secara gamblang. Tidak ketinggalan ONIC.Mute yang memberikan kabar bahwa sang pemilik Fourier Esports, Rahul membeli sebuah iPhone dan mobil baru melalui uang hadiah.

Sumber: Esports.id

Rupanya bukan kali pertama Fourier Esports terkendala kasus, karena sebanyak 4 musim gelaran Southeast Asia Mini Girls League berlangsung, belum ada uang pemenang yang diberikan oleh pihak penyelenggara. Bahkan, pengakuan para pegawai atau staf kontrak Fourier Esports tidak menerima gaji yang dijanjikan hingga berujung blok nomer pribadi.

Bahkan sang pemilik Fourier Esports mengaku tidak bersalah dan berjanji akan memberikan hadiah dalam waktu kurang lebih 3 bulan atau 90 hari. Sebelum itu, Rahul meminta para pihak yang menuntut mereka untuk meminta maaf. Kamu bisa melihat berbagai rangkaian kabarnya melalui gambar-gambar di bawah ini:

Sumber: Esports.id

RBJ Esports pun mengonfirmasi bahwa Fourier Esports tidak memiliki kerjasama resmi untuk kedua belah pihak. Anggota IESPA DKI, Erlangga Putra mengaku bahwa pihak IESPA tidak memiliki ikatan resmi dan Fourier Esports memiliki indikasi kesengajaan mencatut nama organisasi esports resmi seperti ESFI dan IESPA.

Sejauh ini, Erlangga akan terus mencari jalan keluar bagi para peserta agar dapat meraih haknya sebagai juara dengan komunikasi intensif. Rahul sendiri belum diketahui baik lokasi hingga tempat penyelenggaraan selain negara yang terindikasi di India.

Sumber: Instagram

Tentu semua pihak berharap tidak adanya kerugian yang ditanggung oleh berbagai pihak, apalagi sampai merugikan segelintir organisasi esports dan organisasi resmi pemerintah layaknya IESPA.

The post Penyelenggara Event, Fourier Esports Selewengkan Hadiah Turnamen! appeared first on RevivaLTV.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here